Sabtu, 09 September 2017

Mengatasnamakan Aa Gym dan Yusuf Mansur, TNI Disebut Kirim 10 Ribu Tentara ke Myanmar


Urusan kabar hoax seakan tak ada habisnya. Meskipun kelompok Saracen yang disebut getol menyebar hoax telah tertangkap, tak berarti berita hoax akan menghilang dengan sendirinya. 

Terbaru, muncul akun-akun Facebook baru yang mengatasnamakan  Aaa Gym dan Ustad Yusuf Mansur. 

Lewat dua akun palsu, kabar hoax disebar. Disebutkan, tentara Indonesia mengirimkan 10 ribu personilnya ke Myanmar untuk membantu mengatasi krisis etnis Rohingya di negara itu. 

Kabar itu dibantah oleh akun Twitter Pusat Penerangan TNI
"Duh di weekend yg Ceria ini kok dpt brita2 yg palsu a.k.a HOAX..!! Don't believe itπŸ‘‡πŸΎπŸ‘‡πŸΎ (Jangan percaya)," tulis Penerangan TNI 

 Sementara kabar itu juga muncul di akun yang mengatasnamakan Ustad Yusuf Mansur.  Akun palsu itu membuat status dalam fan page yang beralamat di https://facebook.com/Yusuf-Mansur-203746026697985. Dia menuliskan, ”Alhamdulillah…selamat berjihad para petangguh kami..semoga kalian diridhai Allah…amiin Ya Rabbal ’alamiin..”

Di posting-an itu juga terdapat foto TNI yang sedang berbaris. Di bawahnya tertulis, ”Allahu Akbar!!! Indonesia kirim 10.000 tentara ke Myanmar. Malaysia kirim 7.000 tentara. Turki kirim 15.000 tentara. Arab Saudi kirim 20.000 tentara. Allahu Akbar.” Foto itu cukup viral dan telah dibagikan hingga 6.981 kali.

Ternyata, posting-an tersebut berasal dari orang yang sengaja membuat fan page palsu yang mengatasnamakan Yusuf Mansur.

Pengelola fan page resmi Yusuf Mansur, Vivi Khafilatul Jannah, mengatakan bahwa pihaknya tak pernah membuat posting-an seperti itu. ”Itu bukan fan page resmi. Untuk yang resmi, tertulis Yusuf Mansur (Official),” kata Vivi.[]

Ibunya Dihina, Reaksi Dua Putra Jokowi Bikin Kaget!

Netizen Indonesia dihebohkan dengan sebuah rekam layar (screenshot) dari media sosial yang menampilkan foto disertai kata-kata hinaan terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi. Foto itu memperlihatkan ibu Iriana Jokowi memakai jilbab, dan tambahan kata-kata hinaan dari si pemilik akun.
Rekam layar yang beredar berantai itu berasal dari akun Instagram @warga_biasa. Namun, kini akun itu telah raib bak ditelan bumi.

Namun begitu, ada netizen yang melaporkannya ke dua anak Jokowi yakni  Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

"Mas @Chilli_Pari ini ada instagram spt ini ...beliau ibu negara lho mas ..terlebih beliau juga ibu sampeyan ...tolong ditindak mas," tulis akun @HomeMarshel yang melaporkan kepada akun Twitter milik putra sulung Jokowi, Gibran.
Tanggapan Gibran justru di luar dugaan. Ia tak marah, justru memaafkan orang yang telah menghina ibunya.

"Biarin. Dimaafkan aja," tulis Gibran di akun Twitter.

Tanggapan yang sama juga disampaikan sang adik, Kaesang. "Yo orapopo mas. Maafkan wae," tulis Kaesang.[]

Kamis, 07 September 2017

#UltahGusDur Trending Topic, Ini Meme Apresiasi dari Netizen

Hari ini netizen Indonesia mengenang hari kelahiran Presiden Abdurrahman Wahid yang merupakan Presiden Republik Indonesia ke-4.  Hari kelahiran pria yang kerap disapa Gus Dur itu, 7 September 2017 diperingati netizen pada sampai-sampai menjadi trending topic di Twitter Indonesia.

Untuk mengenang jasa-jasa almarhum Gus Dur, netizen memberikan sejumlah julukan kepada pria kelahiran Jombang, 7 September 1940 itu. Ada yang menyebutnya 'bapak toleransi Indonesia', bapak pluralisme dan lain sebagai.

Julukan ini tak lepas dari sikap Gus Dur sehari-hari. Meskipun dikenal sebagai pemimpin umat Islam di organisasi Nahdhatul Ulama, Gus Dur dikenal sangat menghargai keyakinan agama lain. Gus Dur pula lah yang mencabut diskriminasi terhadap orang Tionghoa, sekaligus menetapkan hari raya Imlek sebagai hari libur nasional.

Gus Dur  meninggal di Jakarta pada 30 Desember 2009 pada usia 69 tahun. Ia menjabat sebagai Presiden Indonesia ke-4 dari tahun 1999 - 2001. Pada 23 Juli 2001,  kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR.

Berikut adalah sejumlah postingan netizen yang mengapresiasi Gus Dur sebagai Bapak Toleransi Indonesia.

VIRAL: Mengapa Suami Bosan pada Istrinya, Bikin Merinding Bacanya




Sebuah postingan di Facebook menjadi viral di dunia maya. Ini terlihat dengan puluhan ribu orang yang membagikan kiriman itu, dan hampir 100 ribu orang memberikan tanda suka atau 'like'. Selain itu, ada 83 ribu orang yang berkomentar, saat diakses pada 7 September 2017 siang.

Diunggah pada 31 Agustus 2017, postingan itu bercerita tentang dialog seorang lelaki dengan seorang syekh. Lelaki itu mengeluh tentang mengapa kini istrinya tidak menarik lagi.

Jawaban Syekh itu sungguh mengejutkan.

"Seandainya, engkau menikahi seluruh wanita di dunia, tanpa terkecuali, maka engkau akan merasa bahwa anjing-anjing yang berkeliaran di jalan jauh lebih menarik bagimu daripada wanita manapun,"  jawab Syekh itu.

Berikut adalah kisah lengkapnya. 

Ada seorang lelaki berkata kepada seorang syekh: "Dulu, sebelum menikah, aku melihat istriku begitu indah, tiada duanya di dunia ini. Tapi, Ketika aku melamarnya, ternyata ada banyak wanita yang seindah dia. Ketika aku menikahinya, aku mulai merasa bahwa ada banyak wanita yang lebih cantik darinya. Sekarang, setelah hampir sepuluh tahun kami menikah, aku merasa bahwa semua wanita lebih menarik daripada istriku."

 Syekh itu menjawab: "Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah dari yang kau alami saat ini?"

"Tidak."

"Seandainya, engkau menikahi seluruh wanita di dunia, tanpa terkecuali, maka engkau akan merasa bahwa anjing-anjing yang berkeliaran di jalan jauh lebih menarik bagimu daripada wanita manapun."

 Syekh itu melanjutkan: "Masalah sesungguhnya bukan terletak pada istrimu, tapi terletak pada hati rakusmu dan mata keranjangmu. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah."

 Lalu Syekh itu bertanya: "Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?"

"Iya Syekh," jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

"Tundukkan pandanganmu, pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram. Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam kehalal-an tersebut."

Ya Allah , anugrahilah kami pasangan sakinah mawaddah warrahmah dalam rumah tangga kami sehingga gelombang tidak memecahkan kami dan tidak juga membelokkannya. Aamiin_yarobbalalamin


Rabu, 06 September 2017

Putri Gus Dur Disebut Anak Si Buta, Gus Mustofa Bisri Bereaksi



Putri mantan Presiden Indonesia almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid, diserang dengan kata-kata tak senonoh di akun sosial media miliknya.
"Dikirimi screencap instagram ini. Katanya anak si buta," tulis Alissa Wahid di akun Twitter miliknya, 5 September 2017.

Mendapat kiriman itu, alih-alih marah, Alissa malah mengaku bangga. "Yes I am. Proud of it (ya benar, dan saya bangga)," tulis Alissa.

Postingan Alissa itu menuai simpati banyak netizen yang mencoba memintanya bersabar dan berbesar hati

Salah satu yang merespon adalah akun milik Gus Mus atau Mustofa Bisri, ulama pengasuh pondok pesantren di Jombang.

Gus Mus yang dikenal sebagai sahabat Gus Dur membela Alissa.

"Tak ada yang bisa menyakiti anakku Alissa Wahid. Apalagi hanya pecundang yang sakit jiwa. Dia adalah puteri Gus Dur yang perkasa," tulis Gus Mus. 



Cuitan Gus Mus itu pun mengundang reaksi netizen, meskipun banyak yang mendukung, ada juga yang mempertanyakan pembelaan Gus Mus terhadap Alissa.

"Bukan berarti Alissa gak boleh dikritik kan? " tanya sebuah akun.

Gus Mus pun melontarkan jawaban balasan. Meski bahasanya tak langsung, Gus Mus mengatakan bahwa yang ditujukan ke Alissa itu bukanlah sebuah kritik, tapi lebih parah dari itu.


Tak diketahui pasti alasan pengirim menghina Alissa sedemikian rupa. Yang pasti orang Indonesia umumnya mengenang Gus Dur sebagai presiden yang humanis, toleran, dan menghargai perbedaan.
"Biar saja buta matanya, yang penting hatinya tidak buta," tulis seorang netizen.[]

Sutradara Doraemon, Tsutomu Shibayama, Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun

Tsutomu Shibayama dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan Doraemon, dengan kontribusi besar dalam industri animasi Jepang selama lebih dar...