Rabu, 12 Februari 2020
Drone Emprit: Cyberthreat.id Paling Banyak Kampanyekan RUU Perlindungan Data Pribadi
Cyberthreat.id - Analis data media sosial dan platform online, Drone Emprit, merilis hasil pemantauan tentang seberapa peduli pengguna internet terhadap Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo dan diserahkan ke DPR RI untuk dibahas sebelum disahkan menjadi Undang-undang.
Analisis dilakukan dengan memantau percakapan tentang RUU PDP di Twitter dan media online selama sebulan terakhir.
"Kalau disimpulkan, maka topik #RUUPDP dan Perlindungan #DataPribadi memang kurang mendapat perhatian yang besar dari publik dibandingkan dengan pemberitaan di media. Meski demikian, publik punya concern yang sangat besar terhadap pencurian atau penyalahgunaan data pribadi," ungkap pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi melalui akun twitternya @ismailfahmi, Selasa (11 Februari 2020)
Dalam analisis itu, Drone Emprit juga membandingkan topik yang dibahas antara media online dan media sosial.Hasilnya, media online lebih konsen pada isu perlindungan data pribadi dan RUU PDP. Sedangkan pengguna sosial media, pembahasannya lebih kepada topik 'pencurian data', baru disusul tema 'perlindungan.
"Kebanyakan diisi oleh akun-akun media online. Sayang amplifikasi terhadap beritanya sangat kecil," kata Ismail Fahmi.
Dari sisi media, kata Fahmi situs Cyberthreat.id paling banyak menulis tentang topik RUU PDP dan data pribadi dengan 79 berita. Disusul Line Today (agregator konten dari media lain), harianaceh.co.id, cnbcindonesia.com, katadata.co.id, dan cnnindonesia.com. (lihat daftar lengkap pada tabel di atas).
Dari temuan itu, kata Fahmi, topik RUU PDP dan perlindungan data pribadi kurang mendapat perhatian dari publik dibanding pemberitaan media.
"Meski demikian, publik punya concern yang sangat besar terhadap pencurian atau penyalahgunaan data pribadi," ujarnya.
Fahmi berharap narasi kampanye perlindungan data pribadi perlu digalakkan lagi. Menurut dia, RUU PDP bisa menjawab permasalah publik soal pencurian dan penyalahgunaan data pribadi yang menjadi perhatian publik.
"Narasi kampanye untuk membangun kesadaran pentingnya perlindungan data pribadi perlu banyak dihubungkan dengan masalah pencurian data. Biar publik mendukung," kata Fahmi.[]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sutradara Doraemon, Tsutomu Shibayama, Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun
Tsutomu Shibayama dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan Doraemon, dengan kontribusi besar dalam industri animasi Jepang selama lebih dar...
-
Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU Banda Aceh sejak Kamis, setelah masyarakat merespons pernyataan Menteri ESDM Bahlil Laha...
-
Kementerian Perhubungan menyiapkan 841 kapal dengan kapasitas 3,2 juta penumpang untuk Angkutan Laut Lebaran 2026. Pemerintah juga menyediak...
-
Kepergian penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan duka luas di dunia musik Indonesia. Namun bagi banyak orang, suaranya tidak benar-benar pergi—i...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar